SDN 55 Kaur Sukses Gelar Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda 2026

Siswa Tampilkan Bakat Dari Puisi Hingga Karnaval Budaya

KAUR, RADARMELAYU.COM – Suasana berbeda tampak menyelimuti halaman SDN 55 Kaur, Kabupaten Kaur, selama lima hari terakhir, tepatnya dari tanggal 24 hingga 28 Oktober 2026, di mana seluruh siswa dari kelas I hingga kelas VI larut dalam semarak peringatan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda 2026 yang dikemas dengan berbagai lomba edukatif dan kreatif, tidak hanya sekadar lomba untuk mencari juara, kegiatan ini menjadi panggung bagi para siswa untuk menyalurkan bakat, mengasah literasi, dan menunjukkan rasa bangga mereka sebagai pemuda-pemudi penerus bangsa yang cinta akan bahasa persatuan, dan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 28 Oktober 2026 bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang berlangsung khidmat di halaman sekolah dengan diikuti oleh seluruh dewan guru dan siswa dengan penuh semangat nasionalisme.

Kepala Sekolah SDN 55 Kaur, Kordean Nopendra, S.Pd, dalam keterangannya kepada RadarMelayu.com menyampaikan dukungan penuhnya terhadap kegiatan Bulan Bahasa tahun ini dengan pesan yang sangat mendalam tentang jati diri bangsa, ia mengatakan, “Bahasa adalah jiwa bangsa, Bahasa bermartabat, Indonesia berdaulat, mari gunakan momen ini untuk menyalurkan bakat, mengasah literasi, dan bangga pada bahasa kita, saya sangat mendukung kegiatan bulan bahasa ini dan mengajak seluruh siswa untuk ikut berpartisipasi dan berkompetisi secara sportif, tujuan berikutnya adalah agar para siswa menyadari bahwa mereka adalah pemuda-pemudi bangsa yang harus menjaga bahasa, bangsa, dan tanah air ini,” pesan tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah gempuran bahasa asing dan era digital, SDN 55 Kaur tetap teguh menjadikan Bahasa Indonesia sebagai fondasi utama pembentukan karakter siswa yang berakhlak dan berwawasan kebangsaan.

FOTO : BARENG : Sejumlah pihak berfose bersama usai kegiatan hari sumpah pemuda (IST/Radar Melayu)

Senada dengan Kepala Sekolah, Ketua Panitia Bulan Bahasa 2026 SDN 55 Kaur, Romia Robesta, S.Pd, menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini jauh melampaui sekadar piala dan piagam penghargaan, ia menjelaskan, “Bahasa Indonesia adalah pemersatu bangsa, dan merawatnya adalah tugas kita sebagai pelajar, Lomba Bulan Bahasa 2026 di SDN 55 Kaur ini kami adakan bukan sekadar untuk mencari pemenang, melainkan untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap bahasa persatuan kita, mari kita lestarikan budaya Indonesia bermartabat, Indonesia berdaulat dan tunjukkan bahwa generasi muda adalah penjaga api bahasa bangsa,” dan untuk mewujudkan semangat tersebut, panitia telah menyiapkan enam mata lomba yang sangat beragam dan menarik yaitu lomba Baca Puisi, Bertutur, Pantun Bersahut, Menyanyi Solo Lagu Daerah, Berbisik Berantai, dan Fashion Show yang diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dengan menampilkan kreativitas terbaik mereka di atas panggung.

Baca Juga :  Pemkab Kaur Gelar Safari Jumat di Masjid Ar-Rahman, Salurkan Bantuan Rp20 Juta Bedah Rumah

Selama empat hari pelaksanaan lomba dari tanggal 24 hingga 27 Oktober 2026, halaman SDN 55 Kaur berubah menjadi panggung seni dan literasi yang hidup, di mana siswa-siswi tampil percaya diri membacakan puisi-puisi perjuangan dengan intonasi yang menyentuh, bertutur kisah-kisah rakyat Bengkulu dan Kaur dengan penuh penghayatan, berpantun bersahut dengan pantun-pantun jenaka namun sarat makna, menyanyikan lagu-lagu daerah dengan suara merdu yang membuat dewan juri terharu, bermain berbisik berantai yang melatih kekompakan dan konsentrasi, hingga berjalan anggun di atas catwalk dalam lomba Fashion Show dengan mengenakan busana-busana kreatif yang memadukan unsur adat dan modern, dan seluruh rangkaian lomba tersebut dilaksanakan dengan sistem kompetisi yang sportif dan jujur serta dinilai langsung oleh dewan guru yang berkompeten di bidangnya.

Tidak berhenti pada lomba di dalam sekolah, puncak kemeriahan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda di SDN 55 Kaur akan berlanjut pada hari Rabu ini dengan agenda Karnaval Budaya yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar, di mana seluruh siswa dan guru akan turun ke jalan dengan mengenakan baju adat dari berbagai suku di Indonesia mulai dari adat Melayu Kaur, Rejang, Serawai, Jawa, hingga adat nusantara lainnya sebagai simbol nyata dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika, dan karnaval tersebut akan semakin meriah dengan atraksi drumband dari siswa SDN 55 Kaur yang telah berlatih selama berminggu-minggu, serta diakhiri dengan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2026 yang menjadi momentum untuk meneguhkan kembali ikrar para pemuda bahwa bertumpah darah satu tanah Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan berbahasa satu bahasa Indonesia.

Baca Juga :  Dukcapil Kaur Luncurkan "Inovasi 7 in 1", Pengantin Terima 7 Dokumen Sekaligus di Hari Nikah
BULAN BAHASA : Kegiatan bulan bahasa yang digelar SDN 55 Kaur (IST/Radar Melayu)

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda 2026 ini, SDN 55 Kaur berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kecintaan yang mendalam terhadap bahasa dan budaya bangsanya sendiri, karena seperti yang disampaikan oleh Kepala Sekolah dan Ketua Panitia, bahasa adalah jiwa bangsa dan dengan menjaga bahasa berarti menjaga kedaulatan Indonesia, dan melalui kegiatan seperti baca puisi, bertutur, pantun bersahut, menyanyi solo daerah, berbisik berantai, fashion show, karnaval budaya, dan drumband ini, para siswa diajarkan untuk berani tampil, berani bersaing secara sportif, dan bangga menjadi bagian dari Indonesia yang bermartabat dan berdaulat.(ADV/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *