Aktual, Cepat & Berimbang

SD Sampai Kuliah Negeri Harus Gratis, Pakai Uang Hasil Rampasan Koruptor

Prabowo Subianto (instagram/prabowo)

RADARMELAYU.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan kebijakan baru yang menyasar sektor pendidikan. Kepala Negara menginginkan agar seluruh layanan pendidikan di sekolah dan kampus negeri tidak lagi berbayar.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo ketika memberikan sambutan pada acara hari ulang tahun Partai Amanat Nasional di JCC Senayan, Jumat (18/9/2026).

Prabowo mengatakan negara wajib menjamin hak pendidikan warganya. Karena itu, ia meminta jajarannya segera merumuskan skema agar biaya pendidikan di SD Negeri, SMP Negeri, SMA Negeri, hingga Perguruan Tinggi Negeri bisa ditanggung APBN.

Rencana tersebut menurut Prabowo akan segera dibahas secara khusus bersama menteri terkait.

Terkait pembiayaan, Prabowo memiliki pandangan berbeda. Ia tidak ingin membebani APBN dengan utang baru, melainkan memanfaatkan dana dari penindakan korupsi.

Aset-aset dan uang negara yang dikorupsi akan ditarik kembali oleh negara melalui mekanisme perampasan. Dana itulah yang nantinya akan diputar untuk program kerakyatan, termasuk pendidikan gratis.

Prabowo juga menyinggung soal tudingan pemerintahannya minim komunikasi publik. Ia berdalih, pemerintah lebih memilih fokus bekerja menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat.

Ia mencontohkan masih banyak sekolah dengan kondisi memprihatinkan, jembatan desa yang belum tersambung, serta kesejahteraan guru dan tenaga medis yang perlu segera diperbaiki.

Menurut Prabowo, perbaikan kesejahteraan aparat penegak hukum dan pendidik menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah praktik suap dan jual beli jabatan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *