Dongkrak Ekonomi Warga, Pemdes Sumber Makmur Padukan Proyek Infrastruktur dan PKTD Lewat DD

 

RADARMELAYU.COM, KAUR – Pemerintah Desa (Pemdes) Sumber Makmur, Kecamatan Muara Saung, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu terus berkomitmen memaksimalkan penyerapan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2026. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menggenjot pembangunan infrastruktur berupa perbaikan jalan desa dan pembuatan siring.

Menariknya, proyek ini dikemas dalam rangkaian kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang fokus pada sistem gotong royong, sehingga manfaat ekonomi bisa langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Kepala Desa Sumber Makmur, Gusman, menjelaskan bahwa sebagian besar agenda pembangunan fisik tahun ini sengaja melibatkan tenaga kerja lokal melalui PKTD. Skema gotong royong ini dipilih untuk mempererat kebersamaan antarwarga sekaligus menjadi stimulus ekonomi bagi mereka yang ikut bekerja.

Meski fokus pada karya yang padat, Gusman menegaskan bahwa anggaran Dana Desa tetap dialokasikan secara proporsional untuk memenuhi kebutuhan desa lainnya, mulai dari sektor pemberdayaan masyarakat hingga pelayanan publik. “Kegiatan ini sesuai dengan hasil musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa) dan tentunya menyesuaikan dengan DD yang ada,” ujarnya baru-baru ini.

Langkah responsif Pemdes Sumber Makmur ini langsung menuai apresiasi dan respon positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku sangat senang dan bersyukur dengan adanya proyek ini. Pasalnya, selain kondisi jalan dan drainase desa yang kini menjadi rapi serta bebas sumbatan, warga juga mendapatkan penghasilan tambahan dari upah kerja harian. “Peningkatan jalan dan pembersihan siring ini sangat diperlukan mengingat kondisi sebelumnya kurang baik. Semua ini sudah melalui mufakat bersama. Kami berharap seluruh masyarakat bisa menjaga hasil pembangunan ini. Melalui PKTD, kebersamaan warga kita juga semakin kuat,” pungkas Kades Gusman saat dikonfirmasi.

Dia menambahkan, meski DD tahun ini tidak sebesar tahun lalu, namun setidaknya tetap dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di desanya. Ia optimis alokasi dana yang terbatas, jika dikelola dengan baik, akan memberikan manfaat yang besar.

Gusman juga menyebut masyarakat menyambut baik pola padat karya ini karena memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar. “Ke depan, kita berharap agar alokasi DD bisa lebih besar lagi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tutupnya. (**)

 

Penulis: Ilmanto
Editor: Julianto, SIKom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *