RADARMELAYU.COM,KAUR – Polres Kaur nggak mau kecolongan. Rabu (07/10/2026) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, jajaran Polres Kaur menggelar simulasi pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa di depan Mako Polres Kaur.
Simulasinya dibuat semirip mungkin dengan kejadian nyata. Skenarionya adalah aksi penyampaian aspirasi masyarakat di Gedung DPRD Kabupaten Kaur yang menolak kenaikan pajak hingga 100 persen. Massa aksi berteriak menyampaikan tuntutan, membawa spanduk, dan meminta kejelasan kebijakan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kaur, AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., didampingi para perwira dan diikuti seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan.
Dalam simulasi tersebut, personel memperagakan tahapan lengkap pengamanan unjuk rasa sesuai SOP. Mulai dari kesiapsiagaan awal, apel pengecekan personel, pengaturan massa, penjagaan objek vital, hingga teknik komunikasi dan negosiasi dengan korlap aksi. Tak hanya itu, personel juga dilatih bagaimana cara bertindak jika situasi mulai memanas, termasuk langkah-langkah terukur dan humanis untuk meredam emosi massa tanpa harus menimbulkan benturan.
Kapolres mengatakan, tujuan utama dari simulasi ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam menghadapi penyampaian pendapat di muka umum. Polri harus hadir sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom yang humanis. “Kita mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, terukur, dan sesuai prosedur. Penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dijamin undang-undang, tugas kita melayani dan mengamankan agar tetap tertib,” tegas Kapolres.
Menurut Kapolres, latihan seperti ini sangat penting mengingat dinamika di lapangan bisa berubah cepat. Dengan latihan rutin, personel diharapkan lebih sigap, tidak panik, dan tahu apa yang harus dilakukan. “Melalui simulasi ini, kita memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa secara profesional, humanis dan sesuai prosedur. Penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus kita layani dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar AKBP Wiwin.
Dengan digelarnya simulasi ini, Polres Kaur menegaskan komitmennya untuk selalu siap siaga dalam menghadapi setiap potensi gangguan kamtibmas. Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas, terutama dalam mengawal setiap aksi penyampaian aspirasi agar berjalan aman, tertib, dan damai.(red)






