Mandi di Sungai, Bocah SD di Kaur Ditemukan Tewas

KAUR, RADARMELAYU.COM – Aktivitas mandi di sungai berujung duka mendalam bagi warga Kecamatan Padang Guci Hilir, Kabupaten Kaur. Seorang bocah SD berusia 9 tahun ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus deras Sungai Padang Guci, Rabu (14/10/2026).

Korban diketahui bernama Sutama (9), pelajar SD warga Desa Talang Jawi I. Bocah malang tersebut dilaporkan tenggelam saat mandi bersama empat orang temannya di kawasan objek wisata Dahan Langit (WDL), Desa Air Kering 2.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, korban dan teman-temannya diketahui sedang bermain dan mandi di tepian sungai. Diduga, korban tidak mampu menahan derasnya arus yang tiba-tiba datang dan tubuhnya terseret ke tengah.

Melihat temannya hanyut, salah seorang teman korban dengan panik berlari pulang ke permukiman warga untuk meminta pertolongan. Teriakan anak tersebut sontak membuat keluarga dan warga Desa Talang Jawi I berhamburan ke lokasi.

Laporan warga tersebut dengan cepat diterima oleh Polsek Kaur Utara. Tanpa menunggu lama, personel Polsek Kaur Utara langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan bersama-sama dengan keluarga serta masyarakat melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Upaya pencarian yang dilakukan dengan penuh kebersamaan dan gotong royong itu membuahkan hasil. Sekitar satu jam lebih setelah dilaporkan hanyut, tepatnya pukul 11.45 WIB, korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi awal, tepatnya di bagian sungai yang memiliki pusaran air yang cukup dalam di kawasan WDL.

Baca Juga :  Polres Kaur Gelar Operasi Sarang Narkoba di Padang Guci Hulu, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Korban yang saat ditemukan sudah dalam kondisi lemas kemudian segera dievakuasi oleh personel kepolisian dan warga menuju Puskesmas Padang Guci Hilir untuk mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin. Namun, takdir berkata lain. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dibawa menggunakan ambulans dan diserahkan langsung kepada pihak keluarga di rumah duka di Desa Talang Jawi I. Isak tangis keluarga pun pecah menyambut kepulangan ananda Sutama.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Kaur Utara IPTU Junaedy Simbolon menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban.

“Polri turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ananda Sutama. Kami menyampaikan simpati dan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Begitu menerima informasi kejadian, personel Polsek Kaur Utara segera mendatangi lokasi dan bersama masyarakat serta keluarga korban melakukan pencarian dan membantu proses evakuasi hingga ke rumah duka,” ujar IPTU Junaedy Simbolon mewakili Kapolres Kaur.

Kapolsek juga memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat Padang Guci Hilir yang dengan sigap membantu proses pencarian hingga korban dapat segera ditemukan. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah warga yang membutuhkan.

Baca Juga :  Gerimis Sumpah Pemuda di Kantor DPRD Kaur, Menakar Rasa Keadilan di Balik Angka 15,3 Miliar

Melalui peristiwa ini, Kapolsek Kaur Utara IPTU Junaedy Simbolon juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau kepada para orang tua dan seluruh warga agar kiranya dapat bersama-sama menjaga dan mengawasi putra-putrinya saat bermain atau mandi di sungai. Mari kita utamakan keselamatan bersama, karena kondisi arus, kedalaman, dan pusaran air di sungai tidak selalu dapat kita prediksi, terutama bagi anak-anak. Pendampingan orang tua sangatlah penting,” tambahnya dengan kalimat yang penuh empati.

Musibah ini menjadi pengingat dan pelajaran berharga bagi kita semua, khususnya bagi para orang tua di Kabupaten Kaur, untuk tidak lengah dalam mengawasi aktivitas anak-anak di alam terbuka, terutama di kawasan perairan dan sungai.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *