Kapolres Kaur Turun Langsung ke Pelabuhan Linau, Pantau Pencarian Nelayan Hilang

KAUR, RADAR MELAYU. COM – Proses pencarian nelayan hilang di perairan Linau, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur terus berlanjut. Insiden hilangnya tekong muda bernama Chan (20) yang terjatuh dari perahu saat menuju rumpon belasan mil dari bibir pantai pada dini hari tadi, mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Kaur.

Sekitar pukul 09.30 WIB, Kapolres Kaur, AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., terjun langsung ke lokasi Pelabuhan Linau Kecil untuk memantau kondisi dan proses pencarian korban.

Kapolres datang didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kaur. Kedatangannya disambut oleh Kapolsek Maje Iptu Rofiqun, Kepala Desa Linau Ispi Yuli Darmin, serta puluhan nelayan yang masih bersiaga di pelabuhan.

Di lokasi, Kapolres terlihat berdialog langsung dengan rekan korban, Gerry (20), yang menjadi saksi mata saat kejadian, serta keluarga korban untuk mengetahui kronologi pasti hilangnya Chan.

Diketahui sebelumnya, Chan hilang secara misterius saat melaut bersama Gerry. Saat itu Chan sebagai tekong berada di belakang mengemudikan perahu mesin tempel. Namun di tengah perjalanan menuju rumpon, perahu tiba-tiba berputar-putar tanpa arah. Gerry yang berada di depan, saat menoleh ke belakang mendapati kursi nahkoda sudah kosong. Chan diduga terjatuh ke laut akibat mengantuk atau terpeleset ombak.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Hilang 6 Jam Nelayan di Kaur Ditemukan Selamat

Menanggapi insiden tersebut, Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin menegaskan pihaknya akan berupaya keras membantu pencarian.

“Kami dari Polres Kaur tentunya berupaya keras untuk membantu para nelayan dan pihak keluarga melakukan pencarian terhadap rekan kita yang belum ditemukan,” ujar Kapolres di Pelabuhan Linau.

Ia juga menghimbau kepada seluruh nelayan di Kabupaten Kaur, khususnya di wilayah Maje dan Linau, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat melaut.

“Kami menghimbau kepada seluruh nelayan agar meningkatkan kewaspadaan, dan tentunya saat melaut dilengkapi dengan alat keselamatan seperti pelampung dan memastikan kondisi perahu dalam keadaan laik jalan, serta tidak memaksakan diri jika kondisi fisik lelah atau mengantuk,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Kaur Temui Menperin Sarmuji Bahas Hilirisasi

Hingga siang ini, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Maje, anggota Polres Kaur, Pos TNI-AL dan puluhan nelayan setempat masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi hilangnya korban, yakni di jalur menuju rumpon belasan mil dari Pelabuhan Linau.

Kapolres menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperluas radius pencarian jika hingga sore hari korban belum juga ditemukan.

“Kita doakan bersama semoga korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *