FESMASIP 2026 Bupati Gusril Tekankan Kolaborasi

BENGKULU, RADARMELAYU.COM – FESMASIP 2026 Bupati Gusril menjadi momentum penting bagi generasi muda. Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP. menegaskan pelajar tidak boleh hanya jadi penonton pembangunan.

Hal itu disampaikan Bupati Kaur saat menjadi narasumber Seminar Nasional FESMASIP 2026 bertajuk “Tata Kelola Bangsa Menuju Indonesia Emas” yang digelar di Aula Hasan Dien, Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Sabtu (26/9/2026).

FESMASIP 2026 Bupati Gusril Tekankan Kolaborasi

Dalam seminar tersebut, Bupati menjadi narasumber dari unsur pemerintahan bersama Prof. Evi Satispi, SP, M.Si., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dari kalangan akademisi.

Bupati mengatakan, mewujudkan Indonesia Emas tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar dan generasi muda yang nantinya akan menjadi pemimpin serta pengambil kebijakan. Informasi resmi kegiatan ini juga dapat dilihat melalui portal Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

“Indonesia Emas bukan hanya cita-cita pemerintah, tetapi cita-cita seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, generasi muda jangan hanya menjadi penonton. Harus berani masuk ke ruang-ruang diskusi, menyampaikan gagasan, mengkritisi kebijakan secara konstruktif dan yang paling penting berani mengambil peran dalam pembangunan” tegas Bupati.

Baca Juga :  Jalan Tanjung Agung Padang Genteng Dibangun

Pesan Bupati Kaur untuk Generasi Muda

Menurutnya, tata kelola bangsa yang baik membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat dan generasi muda. Untuk berita terkait Pemkab Kaur lainnya, baca juga: Bupati Kaur Resmikan Jembatan Garuda Tahap VI.

Bupati juga mengajak para pelajar untuk terus meningkatkan semangat belajar, memperkuat karakter serta memiliki niat yang tulus dalam setiap langkah yang dilakukan untuk meraih kesuksesan.

“Kalau kita ingin sukses, yang paling utama adalah niat. Niat harus tulus, karena dari niat yang baik akan lahir usaha yang baik pula” ujar Bupati.

Ia menekankan, FESMASIP 2026 Bupati Gusril ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik. Niat yang baik dan ketulusan dalam menjalankan setiap proses menjadi landasan penting untuk mencapai tujuan.

“Kalau kita ingin melihat Indonesia yang kuat pada masa depan, maka hari ini kita harus menyiapkan generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian dan kemampuan untuk memecahkan persoalan” katanya.

“Jangan takut gagal. Setiap proses pasti ada tantangan. Yang penting bagaimana kita tetap berusaha, terus belajar, dan tidak kehilangan niat baik” jelasnya.

Baca Juga :  Polres Kaur Luncurkan Operasi Patuh Nala 2026

“Jangan takut bermimpi dan jangan takut menyampaikan gagasan. Pemerintah membutuhkan generasi muda yang kritis, kreatif dan solutif. Kritik itu penting, tetapi akan jauh lebih berarti kalau disertai dengan gagasan dan solusi” ujarnya.

“Indonesia Emas 2045 tidak akan datang dengan sendirinya. Ada proses panjang yang harus kita kerjakan bersama. Pemerintah menyiapkan kebijakan, akademisi menyiapkan pengetahuan, dan generasi muda harus menyiapkan diri untuk menjadi pemimpin serta penggerak perubahan” tambahnya.

“Kesempatan belajar di kampus adalah kesempatan untuk mempersiapkan masa depan. Jadilah generasi yang memiliki ilmu, karakter, dan niat yang tulus untuk memberikan manfaat bagi orang lain” tutup Bupati.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *