Bupati Kaur Temui Menperin Sarmuji Bahas Hilirisasi

JAKARTA, RADARMELAYU.COM – Upaya Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP untuk membawa program pusat ke Kabupaten Kaur terus dilakukan. Bupati yang dikenal aktif melobi ke pusat itu, melakukan pertemuan dengan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Muhammad Sarmuji di kediamannya di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab, santai namun penuh pembahasan serius terkait masa depan industri di Kabupaten Kaur. Dalam pertemuan itu, Bupati Gusril memaparkan secara langsung potensi besar yang dimiliki Kabupaten Kaur. Daerah di ujung selatan Bengkulu itu memiliki kekayaan alam yang melimpah, mulai dari perkebunan kopi robusta yang sudah terkenal, hamparan kelapa sawit rakyat, hingga potensi perikanan laut yang sangat besar karena garis pantai Kaur yang panjang.

“Selama ini hasil alam kita masih dijual dalam bentuk mentah, harganya murah. Petani kopi jual biji mentah, nelayan jual ikan segar tanpa olahan. Kalau kita punya industri pengolahan, nilai tambahnya akan luar biasa dan bisa menyerap tenaga kerja lokal,” kata Bupati Gusril saat dikonfirmasi RADARMELAYU.COM, Minggu (4/10/2026).

Baca Juga :  DRAMA 6 SUARA! Rahmat Mardiansyah Menang Tipis di Pilkades PAW Jeranglah Tinggi,Polisi Kawal Ketat

Gusril berharap, melalui pertemuan dengan Menperin, Kabupaten Kaur bisa mendapatkan sejumlah program prioritas dari Kementerian Perindustrian. Diantaranya adalah program pengembangan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM), bantuan mesin pengolahan kopi dan hasil perikanan, serta pelatihan peningkatan kualitas produk dan kemasan.

“Banyak hal yang kami bahas, baik peluang yang bisa dilakukan untuk Kabupaten Kaur maupun untuk mempererat silaturahmi. Dari pertemuan ini, nantinya usulan-usulan yang akan kita sampaikan dapat disiapkan dengan baik sehingga memudahkan Kabupaten Kaur dalam mengajukannya,” jelas Gusril.

Lebih lanjut, pertemuan tersebut juga memiliki makna khusus. Muhammad Sarmuji yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian pada 1 Oktober 2026 menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita, merupakan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar periode 2024–2029. Sementara Gusril Pausi sendiri merupakan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kaur.

“Dengan satu bendera partai, tentu ada ikatan emosional. Dengan demikian, ini menjadi hal yang positif dalam komunikasi maupun hal lainnya untuk kemajuan Kabupaten Kaur,” kata Gusril.

Ia menegaskan, silaturahmi menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan baik dan membangun komunikasi, baik dalam kapasitas pemerintahan maupun sesama kader partai.

Baca Juga :  Satu-satunya dari Bengkulu, Pemkab Kaur Raih Penghargaan Manajemen Talenta ASN dari BKN RI

“Silaturahmi menjaga persaudaraan, menguatkan kebersamaan dan kebersamaan menjadi energi dalam pengabdian. Jabatan boleh berbeda, tempat pengabdian boleh berbeda, tetapi persaudaraan dan silaturahmi tidak pernah berbeda,” tegas Bupati.

Terakhir, Bupati Gusril menyampaikan selamat dan sukses atas amanah baru yang diemban Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian. “Selamat atas amanah yang diberikan Presiden. Semoga dapat dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, bangsa dan negara, termasuk untuk daerah seperti Kaur,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *