KAUR, RADARMELAYU.COM – Bupati Kaur, Gusril Pausi, SE, http://M.AP, membagikan pesan kepemimpinan yang penuh makna dengan menganalogikan perjuangan seorang pemimpin dengan ketangguhan seorang Raider sejati.
Bagi Bupati, perjalanan hidup maupun politik tidak pernah menawarkan jalan yang lurus dan mulus. Selalu ada tanjakan curam, lumpur berat, dan tikungan tajam yang harus dilalui.
“Bila mampu menghadapi tanjakan curam, lumpur yang berat, dan jalan yang berkelok, seorang Raider sejati tidak mencari alasan untuk berhenti — ia justru menemukan kebahagiaan dalam setiap tantangan,” ujar Gusril Pausi, Selasa (23/9).
Menurutnya, filosofi Raider tersebut sangat relevan dengan dunia kepemimpinan dan politik saat ini.
“Begitu pula dalam dunia politik. Perjalanan tidak selalu lurus, tantangan tidak selalu ringan, dan jalan tidak selalu mudah. Namun, seorang pemimpin harus berani melangkah, kuat menghadapi rintangan, dan tetap teguh pada tujuan,” tegasnya.
Bupati Kaur yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menambahkan, setiap rintangan bukanlah alasan untuk menyerah, melainkan sebuah proses pendewasaan.
“Bukan sekadar tantangan, tetapi proses yang harus dilalui. Tanjakan curam, lumpur, dan jalan berkelok mengajarkan ketangguhan, kesabaran, keberanian, serta kemampuan untuk tetap melangkah,” katanya lagi.
Gusril menekankan, karakter seorang pemimpin tidak dibentuk di saat kondisi mudah, melainkan saat mampu bertahan di kondisi tersulit.
“Karena Raider sejati tidak hanya menikmati perjalanan saat jalan mudah, tetapi justru menemukan makna ketika mampu melewati jalan yang penuh tantangan. Setiap tanjakan adalah tantangan, setiap tikungan adalah pengalaman, dan setiap rintangan adalah bagian dari perjalanan menuju pengabdian,” paparnya.
Di akhir pesannya, orang nomor satu di Kabupaten Kaur ini memberikan suntikan motivasi bagi generasi muda dan para pemimpin.
“Jangan takut pada jalan yang sulit, karena di sanalah ketangguhan seorang Raider dan jiwa seorang pemimpin benar-benar diuji. Semakin banyak proses yang dilalui, semakin matang jiwa Raider dan semakin kuat jiwa seorang pemimpin,” tutup Gusril Pausi.(**)













