KAUR, RADARMELAYU.COM – Apel peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) 2026 digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaur hari ini, Jumat (26/9/2026) pukul 08.00 WIB di halaman Kantor BPS Kabupaten Kaur. Apel dipimpin langsung Kepala BPS Kaur, Dr. Antoni Pestaria, S.E., M.Si.
Dalam amanatnya, Dr. Antoni menyampaikan pesan yang menyentuh. Ia menegaskan bahwa statistik bukan sekadar angka di atas kertas.
“Di balik setiap angka yang kita hasilkan ada kehidupan manusia, keluarga yang berharap bantuan tepat sasaran, ada pelaku usaha yang sedang berkembang serta ada anak muda yang terpotret dalam angka yang mencari masa depan. Ketika statistik kita akurat dan digunakan dengan benar, keputusan dapat menjadi lebih adil dan kehidupan mereka menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para petugas dan masyarakat. “Terima kasih kepada para petugas dan juga kepada masyarakat yang telah menerima petugas sensus dan memberikan data yang jujur dalam pencacahan,” kata Antoni. BPS mencatat selama Sensus Ekonomi 2026, sebanyak 58.530 keluarga di 354 SLS berhasil didata oleh 131 PPL dan 20 PML.
Dalam apel tersebut, BPS juga memberikan penghargaan kepada insan statistik serta pihak eksternal yang dinilai berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan statistik. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Berikut daftar penerima Mitra Statistik Terbaik 2026:
Mitra Umum Terbaik :
- Susi Hartati
- Fitri Harmi Wati
- Pilia Pitriani
PPL SE Terbaik :
- Julianto
- Shela Zulkarnain,
- Arif Rahman Hafiz
- Merysa Wulandari
PML SE Terbaik :
- Tasirul Amri,
- Dwi Elizabet
- Nindi,
- Muhtiar Joni
Usai apel, acara dilanjutkan dengan LIGA HSN 2026 dengan tema ‘Kolaborasi Liga Bersama Mitra Statistik’. Rangkaian acaranya yakni Pertandingan Badminton dan Tenis Meja serta Games Seru yang diikuti seluruh pegawai dan mitra statistik di Kantor BPS Kabupaten Kaur. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan.
Lebih lanjut, Antoni mengajak seluruh insan statistik untuk terus meningkatkan kualitas kerja di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan data yang semakin beragam. Menurutnya, penerapan teknologi perlu tetap disertai metodologi, transparansi, etika, keamanan, dan perlindungan kerahasiaan data.
Rangkaian peringatan HSN 2026 di Kaur juga diarahkan untuk memperkuat literasi statistik di tengah masyarakat. BPS mendorong masyarakat semakin memahami data sehingga dapat membaca informasi statistik secara tepat dan menggunakannya secara bijak. Peringatan HSN menjadi momentum bagi BPS Kaur untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, pelaku usaha, media, dan masyarakat agar data yang dihasilkan semakin berkualitas, bermakna, dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.(**)













