KAUR, RADARMELAYU.COM – Pembangunan ruas jalan Tanjung Agung – Padang Genteng mulai dilaksanakan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Pembangunan ditandai dengan pelaksanaan titik nol oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kaur Helitza Okky,S.Kom., M.H., Jumat (30/10/2026).
Pelaksanaan titik nol turut dihadiri perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, Kepala Dinas PUPR Kaur Lindartawan, ST, dan Kabid Bina Marga Lendrianto, ST., MH, serta disaksikan masyarakat Dusun Padang Genteng dan warga Trans Tanjung Agung.
Asisten II Helitza Okky menyampaikan pembangunan ini merupakan hasil perjuangan dan sinergi berbagai pihak.
“Kita patut bersyukur karena pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Kaur beserta jajarannya, benar-benar semangat dan antusias memperjuangkan pembangunan jalan di daerah ini. Terima kasih juga kepada teman-teman Balai Jalan yang selalu memberikan dukungan sehingga pembangunan ini bisa terlaksana,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada anggota DPR RI Komisi V dari Dapil Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi, S.E., M.H., yang turut memperjuangkan anggaran infrastruktur untuk Kaur.
“Walaupun panjangnya kurang lebih satu kilometer, manfaatnya sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap masyarakat bersama-sama mengawasi dan menjaga pembangunan jalan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Satker PJN Wilayah II Bengkulu BPJN Bengkulu, Achmad Perianto, S.T., menjelaskan ruas jalan yang dibangun sepanjang kurang lebih satu kilometer dengan alokasi anggaran sekitar Rp 4 miliar.
Menurut Achmad, realisasi ini merupakan hasil kolaborasi masyarakat, Pemkab Kaur, Kementerian PU, dan dukungan anggota DPR RI Komisi V Hj. Erna Sari Dewi yang juga anggota Badan Anggaran DPR RI.
“Keberadaan wakil Bengkulu di Komisi V yang membidangi infrastruktur menjadi peluang untuk memperjuangkan kebutuhan daerah. Kami berharap pembangunan ini bisa berlanjut tahun berikutnya,” ungkap Achmad.
Ia mendorong Dinas PUPR Kaur terus mengusulkan program serupa melalui skema IJD, mengingat masih ada sekitar 4 kilometer ruas jalan yang rusak dan perlu penanganan bertahap.
Tokoh masyarakat setempat, Hartoyo, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kaur Gusril Pausi,S.Sos., MAP, Wabup Abdul Hamid, S.Pd.I., BPJN Bengkulu, dan anggota DPR RI Hj. Erna Sari Dewi atas terwujudnya pembangunan yang dinanti 26 tahun tersebut.
“Jalan ini merupakan nadi perekonomian masyarakat, terutama untuk memperlancar pengangkutan hasil bumi. Karena itu, pembangunan ini sudah sangat lama kami nantikan,” ujar Hartoyo.
Ia berharap pembangunan dapat dilanjutkan hingga menjangkau kawasan Trans Tanjung Agung. Sembari menunggu pembangunan menyeluruh, warga bahkan sempat bergotong royong menyewa alat berat untuk meratakan badan jalan yang berlubang dengan kedalaman hingga satu meter.
“Harapan kami pembangunan ini terus berlanjut secara bertahap hingga seluruh akses jalan layak dan lancar,” tutupnya.(ADV/Red)






