Kapolda Bengkulu Hadir di Manna,Bedah Rumah Sani Jadi Program

Kapolda Bengkulu Hadir di Manna, Bedah Rumah Sani Jadi Program
BENGKULU SELATAN – Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, hadir di Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah Sani, lansia berusia 84 tahun di Desa Jeranglah Rendah, Rabu (23/9/2026).

Pembangunan rumah tersebut merupakan bagian dari Program Bedah Rumah Polda Bengkulu dan menjadi rumah ke-84 yang dibangun melalui program tersebut.
Kedatangan Kapolda Bengkulu ke Kabupaten Bengkulu Selatan salah satunya untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah ke-84 Program Bedah Rumah Polda Bengkulu di Desa Jeranglah Rendah.

Sebelum melakukan peletakan batu pertama, Kapolda Bengkulu terlebih dahulu mengunjungi Polres Bengkulu Selatan.

Setibanya di Polres Bengkulu Selatan, Yudhi melakukan kegiatan penanaman jagung. Setelah itu, ia melakukan pemaparan jajaran Polres Bengkulu Selatan sebelum melanjutkan agenda peletakan batu pertama pembangunan rumah Sani.

Saat dikunjungi, kondisi rumah Sani terlihat tidak layak untuk ditempati.

Rumah berukuran sedang tersebut berdinding papan dengan kondisi atap yang kerap mengalami kebocoran ketika hujan turun.

Selama proses pembangunan rumah berlangsung, Sani yang telah lanjut usia memilih menginap di rumah anaknya yang berada tidak jauh dari rumah tersebut.

Dalam kesehariannya, Sani juga masih melakukan aktivitas membuat anyaman dari rotan, seperti kinjagh atau bubu.

Baca Juga :  Kasus Asusila Di Kaur Kembali Mencuat, Oknum BPD Diduga Jadi Pelaku

Hasil anyaman tersebut kemudian dijual. Untuk satu buah kinjagh, harganya dapat mencapai sekitar Rp200 ribu.

Program Bedah Rumah Polda Bengkulu Terus Berlanjut

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid secara langsung melakukan peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan rumah Sani.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian beserta jajaran, Camat Manna, serta Kepala Desa Jeranglah Rendah.

Yudhi mengatakan, Program Bedah Rumah merupakan program berkesinambungan yang telah dilanjutkan dari kepemimpinan Kapolda sebelumnya.

Menurutnya, hingga saat ini Polda Bengkulu telah membangun sebanyak 84 rumah melalui program tersebut.

“Jadi program bedah rumah ini program berkesinambungan. Program ini kami lanjutkan dari Kapolda sebelumnya dan alhamdulillah sampai saat ini sudah 84 rumah yang dibangun oleh kita,” ujar Yudhi saat diwawancarai Rabu (23/9/2026).

Anggota Polri Sisihkan Rp2.000 Setiap Hari

Yudhi menjelaskan, Program Bedah Rumah tersebut tidak hanya mengandalkan dukungan institusi.

Program ini juga merupakan bentuk kepedulian seluruh anggota Polri melalui sumbangan sebesar Rp2.000 setiap hari.

“Kita tidak kerja sendiri. Kita lakukan sumbangan Rp2.000 setiap hari anggota polisi untuk bantuan kepada masyarakat yang sangat memerlukan. Dari ujung Mukomuko sampai Kaur kita hadir,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan rumah ke-84 tersebut dapat memberikan manfaat serta kehidupan yang lebih layak bagi Sani sebagai penerima bantuan.

Baca Juga :  Luar Biasa! 352 Rumah di Kaur Dibedah Total, Nasal Hingga Maje Kebagian

“Semoga pembangunan yang ke-84 ini dapat bermanfaat untuk penghuninya,” harapnya.

Pemdes Jeranglah Rendah Apresiasi Bantuan Polda Bengkulu

Terpisah Kepala Desa Jeranglah Rendah, Junali, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Bengkulu beserta jajaran atas bantuan yang diberikan kepada warganya.

“Saya mewakili masyarakat Jeranglah Rendah mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda. Semoga ini dapat bermanfaat,” ungkap Junali.

Dengan dimulainya pembangunan tersebut, rumah Sani yang sebelumnya mengalami sejumlah kerusakan diharapkan dapat segera diperbaiki dan menjadi hunian yang lebih layak bagi lansia berusia 84 tahun tersebut.

Program Bedah Rumah Polda Bengkulu juga terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian jajaran kepolisian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu.